Polka Wars
Gig Seeker Pro

Polka Wars

Jakarta Selatan, Jakarta Raya, Indonesia | Established. Jan 01, 2011 | SELF

Jakarta Selatan, Jakarta Raya, Indonesia | SELF
Established on Jan, 2011
Band Rock Indie

Calendar

This band hasn't logged any future gigs

Sep
01
Polka Wars @ My Mate Cafe

None, None, Indonesia

None, None, Indonesia

Aug
24
Polka Wars @ Salihara

None, None, Indonesia

None, None, Indonesia

Jul
06
Polka Wars @ Java Rocking Land

None, None, Indonesia

None, None, Indonesia

Music

Press


Indonesian Young Guns 2015 at RSINA July 2015. - Rolling Stone Indonesia


Best New Fresh Meat 2015 Nominee. - HAI Magazine


Band indierock yang tahun 2015 baru aja rilis album Axis Mundi ini bikin konser tunggal di Institut Français Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, tanggal 22 Agustus. Tata lampu dan suara di auditorium IFI yang bagus bikin seluruh pertunjukannya jadi keren, sulit dilupain. - MBDC


Sepuluh Rilisan Dalam Negeri Terbaik 2015 - CNN Indonesia


Tampaknya Polka Wars bukan sebuah kumpulan orang yang tidak mudah puas saat memberikan kejutan. Setelah meluncurkan dan menampilkan sebuah video musik terbaru untuk nomor “Top Gear” – sebagai kejutan, lagi – mereka juga menutup repertoar malam itu dengan “Sanctuary”. Meninggalkan penonton yang kaget, namun puas. - Rolling Stone Indonesia


Kesederhanaan konser Axis Mundi juga terlihat saat ditayangkannya sebuah video yang menampilkan wawancara dengan satu per satu personel Polka Wars (kepada Rolling Stone, Polka Wars menceritakan bahwa yang mewawancarai mereka adalah Ade Firza Paloh dari Sore). Melalui video itu, penonton hanya disuguhi jawaban-jawaban yang diutarakan personel Polka Wars tanpa mengetahui secara pasti apa pertanyaan yang dilontarkan. Mulai dari rasa syukur atas rilisnya album, hubungan pekerjaan utama dengan aktivitas bermusik, sampai komunikasi antar personel. - Rolling Stone Indonesia


Konseptual, tapi memang cenderung susah untuk dicerna. Polka Wars seperti meningkatkan level pemaknaan dalam konsumsi musik pendengarnya. Secara utuh, album ini memenuhi ekspektasi dari judul Axis Mundi itu sendiri. Selain begitu banyaknya warna musik yang berkelindan di Axis Mundi, satu hal oke lagi bahwa Polka Wars menerapkan posisi egaliter dalam band mereka. Alhasil kita tidak dibuat bosan dengan suara dari seorang vokalis saja. Dengan konsep band unik, berbagai prestasi dan materi album seperti Axis Mundi, Polka Wars memang patut diwaspadai di 2015 ini. - Warning Magz


Keputusan untuk membuat daftar favorit didasari oleh keinginan untuk memberikan apresiasi untuk mereka yang sudah membuat hidup saya berwarna tahun ini. Juga untuk mendokumentasikan perasaan yang tercipta di tahun ini. Jadi tentu saja semua murni selera pribadi. - That Boy With Dreams


Sembilan lagu dalam album ini adalah bukti bagaimana Karaeng Adjie (vokal, gitar), Xandega Tahajuansya (bas), Giovanni Rahmadeva (drum), dan Billy Saleh (gitar) mempersiapkan karyanya dengan matang. Musiknya, liriknya, hingga penyusunan tiap lagu tidak dilakukan dengan serampangan - Eja Rawk


Tall Stories: Sebuah lagu dengan aransemen yang sangat cerdas dengan isi lagu yang punya muatan yang bisa menyentuh sisi rohani manusia. - MBDC


Album Musik 2015 Favoritmu nominee. - MBDC


Mereka adalah kawanan cerdas. Axis Mundi, album yang terkemas dan terproduksi dengan sangat baik. Didengar di manapun tetap memiliki kesan megah. - Mengebiri Waktu


World Best of 2015 - Bee Hype


Mereka adalah kuartet indie rock paling mumpuni untuk tahun ini. Vokal yang prima, dengan aransemen yang dieksekusi dengan cakap, membuat album ini terasa kokoh. - Stereofolk


#10 Top Gear (Moths & Flies)

Lagu ini diawali dengan intro yang cocok menjadi musik latar imajinasi sekuel Star Wars dalam penantiannya sepanjang tahun 2015. Klimaksnya adalah bagian chorus dengan pola interval ketukan yang manis. Didukung keterlibatan Sigit Pramudita dari Tigapagi di posisi gitaris,“Top Gear (Moth & Flies)” merupakan contoh terbaik dari bagaimana Polka Wars piawai menghadirkan jalinan rock yang non-konvensional dan detil namun membius. - Warning Magz


Axis Mundi is a confident, conceptual rock album that sounds light years removed from the rookie mistakes commonly assigned to bands trying to step into the game with every intention of staying. - The Jakarta Post


Memahami metafora dan tesis-tesis dualisme di Axis Mundi bukanlah tiket wajib untuk menikmati materi-materi seperti “Mokele” atau “This Providence”. Sentuhan post rock plus ambience dan baroque yang ada juga tak perlu dikuatirkan, selain membuat materi di dalamnya kian terdengar mahal. Vokalis yang berganti-ganti—dan untungnya memang semua bisa bernyanyi—pun cenderung lebih membangun dinamika dibanding meruntuhkan karakter. Polka Wars sudah mengerti betul apa yang mereka lahirkan. Capaian sederhana namun langka bagi eksponen pendatang baru. - Warning Magz


Namun, secara keseluruhan, menurut saya mereka berhasil kok ‘mengenalkan’ warna mereka, dengan hasil terapan kontemplasi yang sangat baik ini. Modern, berkebaruan, artistik, dan tampan. - Attempt to Collect


Axis Mundi as nominee of Indonesia Best Album 2015. - jakartabeat.net


Anak-anak muda ini punya energi besar dan bisa menerjemahkan apa yang mereka mau dari sebuah negosiasi musik antar personilnya. Lovers adalah sesuatu yang beda di Axis Mundi. Pemain drum, Giovanni Rahmadeva, mengambil alih posisi vokalis utama di lagu ini. - Felix Dass


Mokele sebagai 10 Rilisan Lokal Terbaik Versi GooGoo Radio. - GooGoo Radio


Axis Mundi mampu membawa pendengarnya masuk ke ruang gema penuh kejutan. Setiap lagu diaransemen dengan matang dan padu. Berbagai instrumen sengaja dihadirkan demi menghasilkan sebuah karya yang indah dan berwarna. Alunan setiap lagunya tidak tertebak, kadang sebelum reff berhenti masuk suara gitar, atau kadang lagunya dibawakan dengan aransemen berbeda saat penampilannya. Axis Mundi menawarkan berbagai kejutan di dalamnya. - Gilanada.com


Dari semua lagu yang terpilih, ada nama yang beberapa kali tersebut. Lagu itu adalah Polka Wars – Mokele. Sebuah single indie rock super catchy yang sekali dengar langsung susah untuk tidak didendangkan. Meskipun tergolong band baru, Polka Wars berhasil melesat dan menjadi aksi musik yang menjanjikan. - Blantika Musik


Mereka menyadari musik yang dibuat tidak mudah dicerna seketika. Namun, hal itu tidak membuat mereka takut untuk kehilangan simpati penggemarnya. - Media Indonesia Newspaper


..the group has been gradually drawing attention to the point that their debut album, “Axis Mundi”, can be called one of the most anticipated Indonesian indie releases of 2015. - Beehype


In three years, Polka Wars, originally from Jakarta quartet formed by four childhood friends, has become one of the most beautiful promises of the Indonesian indie rock scene. - www.indiemusic.fr (Fred Lombard)


Delapan lagu di album ini memiliki aransemen implosif, kadang membuat teringat pada Antony and The Johnsons, kadang Yeasayer kadang band-band grunge jaman dulu. Semua membangun karakter Polka Wars yang sangat solid.

Setelah beberapa kali mendengarkan album ini, saya berpendapat kalau mereka sebaiknya segera tur Amerika, Eropa, Australia dan Jepang. - Deathrockstar


The new track shows Polka Wars ever-expanding mastery of dynamics and composition as tightly coiled drums circle their way around a spacious guitar melody. - Converse Music


..and their measured, methodical, dreamy approach makes them a real pleasure to listen to. They are ephemeral while still being grounded, and they play with a melancholy that never quite spills over into melodrama. - South China Morning Post


..and their measured, methodical, dreamy approach makes them a real pleasure to listen to. They are ephemeral while still being grounded, and they play with a melancholy that never quite spills over into melodrama. - South China Morning Post


The rising of folk era will be more competitive because of quite many old bands coming back this year or some of them maybe changing their genre to folk. So this band with some Mumford & Sons kinda style, can be another alternative band we should anticipated as the next big thing. - SVANA PAPER


..quasi-theatrical vocals with some heavy American inflections and plenty of instrumental interplay, usually ending in an emotional crescendo. The reliance on brass sections gives the band’s songs a celebratory sense of melancholy. - Marcel Thee, The Jakarta Globe


"..beautiful layers wove together like tapestries made of light and sound." - AWEH (South Korea)


So far they’ve released two songs “Horse Hooves” and “Coraline” and with these they’ve already won us over. - OIMOS


Ada satu band yang main di acara tersebut yang menarik untuk kami simak. - Indie Jakarta


Polka Wars, kwartet neo-psychedelia / indie-rock asal Jakarta. Berdiri sejak tahun 2010. Meski belum memiliki diskografi, namun band ini job manggung-nya sudah lumayan ramai, bahkan menjadi pembuka konser Yeah Yeah Yeah beberapa waktu yang lalu. - Wasted Rockers


"Hipsters will dig it, daring each other to name the country this band is from." - HERE COMES THE FLOOD


"...as I remembered, Indonesia has got no band which dare to explore this kind of sounds, therefore I put them above listed bands that I want to watch." - Langit Musik Blog TELKOMSEL


With so much amazing music coming out of Europe and the States at the moment it can be so easy to accidently over look the other five continents, Polka Wars are a shinning warning of the hazards of doing so. Part of the increasingly vibrant music scene coming out of South East Asia, these Indonesian natives, (who have only ever recorded two tracks) have stated catching the eye of the western blogosphere. We where luck enough to catch up with them earlier this week to get the low down on what they have been getting up to, and their plans for the future. - Guff Trade


Musik di tanah air terbuka untuk siapa saja, juga bagi mereka yang memulai karirnya melalui jalur independent atau lebih dikenal dengan sebutan indie. Salah satunya Polka Wars yang baru saja memenangkan Love Garage 2013 Band Audition untuk menjadi opening act dari Yeah Yeah Yeahs dan Ra Ra Riot dalam ajang Dimensions Love Garage pada 1 Februari 2013. - Freemagz!


We received an email a while back, about a new band straight out of the hustlin’ and bustlin’ city of Jakarta, Indonesia, and were immediately encapsulated by what we heard. The unsigned 5 piece, known as Polka Wars, caught our ears with their first single, ‘Coraline’, which is somewhat familiar, but not the type of familiarity that you can pin down immediately. - The Wknd (Malaysia)


Many musicians are predictable. There is almost no line separating one track and the next, and the next, and the next. As important it is for a band to have a distinctive style that can, and should, strengthen its identity, it is just as important to have a bit of diversity to keep the music fresh. Polka Wars, which joined the dynamic Jakarta music scene in the beginning of 2010, is one of the bands that attempts to present something new. And though their music is not the kind that would be perfect to accompany you on a slow, Sunday afternoon, the volume of the combined sounds of guitars, drums, and recently, a saxophone, evokes strong emotions without draining your energy. Though they’ve been active for over two years, in 2012 the group consisting of principal members Karaeng Adjie, Giovanni Rahmadeva, Xandega Tahajuansya & Billy Saleh gained a lot of attention from the media, concert organizers and avid music goers. - Whiteboard Journal


Sejak kali pertama terbentuk tahun 2010 silam Polka Wars seperti alergi membawakan lagu-lagu dari band idolanya saat tampil live. - Inrocknesia


"...Their single “Coraline” is a towering first listen, as the vocals remind me of Sameer of Young The Giant. Large, dramatic backgrounds (horns included) set to impressive vox is a winner in my book. I can’t wait until their debut EP is ready. As I don’t know many other bands in this region, I would say they are the promising new act out of Jakarta." - HAND CLAP MOVEMENT


"...Coraline is a very powerful song, catchy, and the mixture of jazz (as presented by a sax) at the later part of the song is a lethal mixture, it even out the heaviness of the song thus creating balance. On the other hand, Horse Hooves is a very subtle song, mysterious in type. I love listening to music that is mainly composed of emotions or can stir the emotions of the listener, and Horse Hooves promised that kind of melody. .." - MY GOOD RIDDANCE


"...they're already win their first battle." - NYLON Magazine Indonesia


Mereka berhasil menampilkan nuansa lagu yang berbeda dan unik sehingga membekas ditelinga para pendengar. - Havehad Footwear


Polka Wars is a Jakarta-based band whose output has not been easy to keep up with. Though they have yet to release any official recordings, the foursome's live repertoire and demos has shown their musical progression from neo-folk tunes drenched in harmonies, to morose post-punk, to experimental rock with electronic flourishes. - Coconuts Jakarta


Founded three years ago, Polka Wars has made great strides to be one of the city’s most admired bands in the indie alternative rock scene. - The Beat Magazine


They're chick magnets! - Rolling Stone Indonesia & Sigmun


No. 6

Lewat Axis Mundi, Polka Wars berhasil menciptakan mahakarya yang menjadi penentu masa depan kariernya. Jalan cerita yang hampir sama dengan seniornya, Sore, lewat album Centralismo. - Rolling Stone Indonesia


#6 - Rolling Stone Indonesia


#6 Axis Mundi - Rolling Stone Indonesia


Sembilan Album Pilihan 2015 - Tempo


Discography

"Sampler/Demo" (Self-release, 2011)
Format: digital download

Track listings:
"Coraline"
"Horse's Hooves"

_______________________________________________

"Sanctuary/This Providence" (Orange Cliff Records, January 2015)
Format: 7" vinyl

Track listings:
"Sanctuary"
"This Providence"

_______________________________________________

"Rest" (Scouting Unit x Bronze Medal Records, June 2015)
Format: CD Compilation

Track listings:
"Rest"

_______________________________________________

Axis Mundi (Helat Tubruk Records, July 2015)

Format:CD

Track listings:

'MokelĂŠ'
'Alfonso'
'Top Gear (Moths & Flies)
'This Povidence'

'Horse Hooves''Lovers''Tall Stories''Piano Song'

Photos

Bio

Since forming in late 2011, Polka Wars has become one of the most exciting unpredictable forces in the Indonesian independent music scene. 

In 2013 they won a slot to open Yeah Yeah Yeahs concert in Jakarta. 

In 2014 they had a chance also to record their 3 new songs at Rubber Track's flagship studio in Brooklyn, NY after winning Converse Rubbertracks competition.

In 2015 after chosen as one of the Rolling Stone Indonesia's Young Guns, Polka Wars finally release their debut album called Axis Mundi, which was certified gold in Indonesia and well received by critics

Band Members